Tagged: CALIFORNIA

NASA Perkenalkan Roket Desain Baru

CALIFORNIA – Untuk mendorong lebih jauh keluar ke dalam tata surya, seperti bulan, asteroid hingga akhirnya ke Mars, National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengumumkan rencananya pada hari Rabu mengenai sebuah roket raksasa.

Roket raksasa itu akan menjadi tulang punggung program penerbangan angkasa manusia untuk beberapa dekade ke depan. Roket yang telah selesai itu akan menjadi roket yang kuat untuk bangkit dari ikatan gravitasi bumi. Demikian seperti dilansir New York Times, Senin (24/10/2011).

“Kami berinvestasi dalam teknologi untuk tinggal dan bekerja di ruang angkasa, dan set panggung untuk mengunjungi asteroid dan Mars,” kata administrasi NASA, Maj. Gen. Charles F Bolden Jr, saat konfrensi pers di Washington.

Dua tahun lalu, NASA berharap akan membangun sebuah roket yang lebih besar yang akan membawa astronot kembali ke bulan dan mendirikan pos di sana. Dengan uang yang lebih terbatas, laju kemajuan akan jauh lebih lambat dibandingkan masa kejayaan Apollo NASA pada 1960-an.

William H. Gertenmaier, Associate Administrator for Human Exploration, untuk NASA, berharap mereka dapat USD3 Miliar setahun untuk usaha tersebut, atau total sekitar USD18 miliar selama enam tahun.

Dana tersebut akan cukup untuk menyelesaikan sebuah roket yang mampu mengangkat 70 ton metrik ke orbit. Desain tersebut nantinya akan berevolusi untuk versi yang lebih besar sehingga dapat mengangkat sampai dengan 130 ton metrik. (tyo)

Google Perlahan Susul Facebook

CALIFORNIA – Google tampak tidak gentar untuk menciptakan jejaring sosial dengan komunitas yang terus berkembang secara perlahan namun pasti bisa melampaui Facebook sebagai saingan terbesarnya.

Sebagai raksasa internet, tampaknya Google akan terus mengembangkan layanannya dan meningkatkan pertumbuhan Google+ sebagai jejaring sosial yang sangat menarik, serta bisa menyaingi saingan terbesarnya yakni Facebook. Demikian seperti dikutip Japan Today, Sabtu (22/10/2011).

Beberapa hari mendatang, program yang ditawarkan sebagai layanan online di Google Apps akan terintegrasi dengan Google+, yang pada akhirnya juga akan tersingkronisasi denga penawaran populer lainnya seperti YouTube.

Vic Gundotra, vice president yang bertanggung jawab di Google+ mengatakan Google berencara akan membuat platform jejaring sosial yang mengembangkan game dan aplikasi menarik lainnya yang sebelumnya telah menjadi kesuksesan Facebook.

“Permaianan pada Google+ akan dibuat berbeda, jika sebelumnya pengguna bermainan permainan yang sama, maka pengguna tidak akan memenangkan permainan itu. Jadi kami akan melakukannya secara berbeda,” ungkapnya.

Wakil pendiri Google, Sergey Brin mengatakan awalnya Google+ terlihat terlalu rumit, oleh karena itu saat ini perusahan berupaya merampingkan lini produk dan melakukan penawaran kerjasama dengan rekanan dari pendiri Google, Lary Page.

“Saya sepenuhnya setuju bahwa beberapa produk dan layanan kami tampak tersebar beberapa tahun terakhir dan kami telah berusaha untuk membawanya secara bersama-sama,” kata Brin.

Nampaknya perbaikan dan kerja sama yang dilakukan oleh Google+ memang disiapkan untuk menjaring lebih banyak komunitas dan menyaingi Facebook sebagai raja jejaring sosial saat ini. (tyo)

Google Luncurkan Iklan Mobile yang Lebih Interaktif

CALIFORNIA – Para pengguna aplikasi Google, nantinya hanya perlu meng-klik ‘click to download’ dan langsung  diarahkan ke App Store.

Google mengatakan bahwa banyak orang menggunakan Google untuk mencari informasi mengenai aplikasi mobile, sehingga platform  terbaru ini dapat langsung menghubungkan pengguna ke App Store atau Android Marketplace utnuk men-download.

Seperi dilansir Mobile-Ent, Jumat (21/10/2011), pengguna yang sudah memiliki aplikasi, nantinya akan diarahkan ke lokasi tertentu didalamnya atau mereka dapat diarahkan ke aplikasi terkait.

Jadi, misalnya jika seseorang mencari tahu mengenai sepatu olahraga di ponselnya, mereka akan langsung melihat iklan yang mengarahkan mereka ke aplikasi belanja yang sudah mereka instal di ponselnya.

Ini semua merupakan bagian dari evolusi iklan mobile yang sedang ditawarkan oleh Google. Baru-baru ini, perusahaan tersebut memungkinkan pengembang aplikasi untuk memasukkan ikon aplikasi dan informasi tentang aplikasinya di unit iklan perusahaannya.

Perusahaan mesin pencari ini juga telah merilis statistik mengenai unit iklan mobilenya, yang mengungkapkan bahwa iklan pencarian hiperlokal telah membuahkan hasil. (tyo)