Tagged: yogyakarta

Ini Dia 4 Keunikan Keraton Jogja yang Harus Kamu Ketahui!

keraton jogja

Jogja adalah sebuah kota yang membuat banyak orang terpesona dengan keistimewaannya. Selain wisata pantai baru jogja, Salah satu tempat yang identik dengan kota ini adalah Keraton Jogja.  Tempat yang terletak di Kecamatan Kraton, Yogyakarta ini ternyata memiliki beberapa keunikan yang sangat menarik untuk diketahui. Ini dia 4 keunikannya.

Terdapat Peraturan Unik

Keraton Jogja memiliki setidaknya 7 peraturan yang harus ditaati oleh para wisatawan. Seperti dilarang berfoto membelakangi keraton dan abdi dalem karena dianggap tidak sopan, disarankan tidak menggunakan topi di keraton, tidak boleh menyentuh alat atau koleksi museum tanpa izin, wisatawan tidak diperkenankan membawa barang yang beroda seperti kereta bayi dsb, wisatawan yang berkunjung tidak bisa duduk di sembarang tempat, dan jika membawa kamera kamu harus izin terlebih dahulu.

Tugu Jogja

Sebelum masuk keraton, kamu akan menemui sebuah tugu yang dikenal dengan nama Tugu Jogja. Dalam Bahasa jawanya tugu ini merupakan symbol “manunggaling kawulao-gusti” yang memiliki arti sebuah simbol persatuan antara rakyat dan penguasanya atau juga bisa diartikan sebagai persatuan antara Sang pencipta dan ummatnya. Tugu ini juga sangat popular karena keindahan dan ciri khasnya. Rasanya pasti belum afdhol jika ke Jogja tetapi belum berfoto di tempat ini.

Kereta Kencana Milik Keraton

Keraton Jogja memiliki puluhan kereta kuda yang memiliki banyak nama dan kegunaan yang berbeda pula. Keraton ini menyimpan 23 kereta kencana milik Kesultanan Yogyakarta yang terletak di museum Kareta Keraton Ngayogyakarta. Tetapi menariknya, terdapat beberapa kereta kencana yang ada di dalam museum ini masih digunakan dalam upacara-upacara kebesaran keraton. Di museum ini juga terdapat beberapa koleksi menarik, contohnya seperti Kereta Kanjeng Nyai Jimad. Kereta buatan Belanda pada tahun 1750 ini merupakan pusaka keraton.

Jadwal Pertunjukan dan Jam Buka Keraton

Bagi kamu yang ingin ke Keraton, jam bukanya setiap hari dimulai pukul 08.30 WIB dan tutup pukul 15.00 WIB kecuali hari senin karena mulai tanggal 13 Januari 2020 kunjungan wisata di hari senin diliburkan. Sehingga kamu bisa memilih berkunjung di keenam hari itu. Lalu untuk jadwal pertunjukan sendiri memiliki jadwal yang berbeda di tiap jenis pertunjukan. Misalnya, pertunjukan wayang golek pada hari rabu, pertunjukan wayang kulit di hari kamis, pertunjukan macapat di hari jum’at, pertunjukan wayang wong di hari minggu, dsb.

Itu dia 3 keunikan dari Keraton Jogja. Dengan melangkahkan kaki di tempat ini, kamu bukan hanya sedang berwisata melainkan juga bisa belajar banyak dari sejarah, melihat keotektikan tempat ini, menyaksikan pertunjukan seni dan tentunya mengenang kembali rekam jejak pemerintahan Kesultanan Yogyakarta. Jadi, apa kamu tertarik untuk berkunjung ke tempat yang memiliki banyak keunikan ini?

Malioboro semakin nyaman

image

Setelah lama tidak main ke kawasan Malioboro, ternyata sudah banyak perubahan di jalan paling di minati wisatawan di Jogja. Saat ini parkir motor tidak lagi memenuhi trotoar di sepanjang jalan utama malioboro.

Sebagai ganti lahan parkir yang dulu nya di sepanjang trotoar malioboro, kini di sediakan lahar parkir khusus di utara jalan malioboro. Tepatnya di sebelah timur stasiun Tugu Jogjakarta. Bahkan parkiran nya sampai 3 lantai tingkat. Jadi sekarang menikmati malioboro benar benar nyaman.

Continue reading…

Rek….aku moleh ndeso sek yoo..?

( baca lah dengan aksen program TV JTV SUrabaya , Pojok Kampung)

suroboyoSedulur…tanggal nem likur mben, koncoku duwe acara nikahan. Konco kantor ku iki seangkatan pas sekolah ndek SMK 2 Yogya dhisik. Kebetulan oleh bojo arek Bantul, dadi ga adoh adoh nemen ambek omahe koncoku si Nugroho iku.

Bengi iki aku ambek koncoku cacahe 3 budhal nang Jogja.Bakalane pegel, soale sing nyopir aku tok, tapi gak usah kuatir soale bakalane alon2 waton kelakon hehehe… Nek pengen leren yo leren ae sak karepe. Rebo esuk sebetule ono rombongan teko kantor sing katene budhal jogja pisan, tapi berhubung aku wes “free kantor” mulai sore iki , dadine aku pengen mudik bengine ae. Dalanan sepi tur udarane sejuk…

Rencana ku bakalan “long vacation” nang Jogja. Cuti teko kantor 3 hari ditambah prei hari besar nasional + jatah prei mingguan, total jendral oleh libur 5 dino hahahaha…

Wah…dadakno ngomong jowo iku angel yo ? wes 7 tahun nang suroboyo, bahasa jowo ku ijeh campur campur antara Jowo Jogja ambek Jowo Suroboyo hehehe…

Ayo sedulur….jogo aset boso jowo iki, ben gak di klaim dadi duweke negoro liyo (hahahaha…provokasi mode ON)

*thumbnail taken from google image search