Tagged: pusat kuliner jogja

4 Makanan yang Wajib Dicoba di Pusat Kuliner Jogja

Pusat kuliner Jogja hampir dijumpai di setiap sudut kota. Dari angkringan hingga restoran berbintang punya makanan khas yang sayang jika dilewatkan. Tapi, buat kamu yang ingin merasakan makanan khas kota pelajar, coba cicipi 4 kuliner berikut ini. Dijamin, wisata kulinermu akan makin berkesan. 

Kuliner  Khas Jogja yang Melegenda

Jogja tidak hanya dikenal dengan budayanya yang kental dan warganya yang ramah, tapi juga kuliner yang berlimpah. Di setiap daerahnya terdapat makanan khas yang unik dan tidak akan bisa kamu temui di tempat lain. Beberapa di antaranya bahkan jadi kuliner yang melegenda. 

Sate Klathak 

Salah satu makanan khas Jogja yang wajib dicoba adalah sate klatak. Berbeda dari sate kambing pada umumnya, sate klathak khas Pleret Bantul hanya dibumbui garam dan lada. Tusuk yang digunakan pun tidak terbuat dari bilah bambu, melainkan besi. Besi berfungsi sebagai konduktor yang menghantarkan panas, sehingga daging sate bisa lebih cepat empuk. 

Biasanya sate klathak disajikan bersama gulai yang gurih. Makanan khas yang satu ini bisa dengan mudah dijumpai di kawasan Bantul. Selain lezat, sate klathak juga dijual dengan harga relatif murah. 

Gudeg Pawon 

Bicara soal wisata kuliner Jogja, pasti tidak akan jauh-jauh dari gudeg. Meskipun ada banyak warung yang menjajakan olahan berbahan dasar nangka muda ini, tapi yang paling populer adalah gudeg pawon yang terletak di Jalan Janturan, Umbulharjo, Yogyakarta. Warung yang berdiri sejak 1958 ini punya konsep cukup unik, yakni pembeli mengambil langsung dari tungku yang digunakan untuk memasak gudeg di dapur. 

Setiap harinya pusat kuliner Jogja ini buka pada pukul 22.30 WIB dan tak pernah sepi pengunjung. Satu porsi gudeg dijual dengan harga cukup murah, jadi kamu tak perlu khawatir kantong akan jebol. 

Mie Lethek

Kuliner lain yang tak kalah populer adalah mie lethek. Sesuai dengan namanya, kuliner khas Bantul, Yogyakarta ini memang terlihat kotor dan tidak seperti mie pada umumnya. Meski begitu, citarasanya tak perlu diragukan lagi. Mie yang dimasak dengan bumbu jawa seperti bakmi ini bisa ditemukan dengan mudah di berbagai sudut kota. Mie lethek paling enak dinikmati saat masih hangat. 

Oseng Mercon 

Jangan ngaku pecinta pedas kalau belum mencoba oseng mercon. Oseng mercon terdiri dari tetelan sapi, kikil, kulit, tulang, dan gaji yang ditumis dengan banyak cabai. Soal rasa, oseng mercon tentu saja super pedas. Biasanya oseng mercon disajikan bersama sepiring nasi putih. Olahan ini bisa kamu jumpai di tempat Bu Narti. 

Selain tempat kuliner di atas, masih banyak makanan khas Jogja yang bisa kamu temukan di pusat kuliner Jogja.