Tagged: wisata pantai

5 Spot Wisata Pantai Gunung Kidul Yang Bisa Dikunjungi Pasca PPKM Usai

Di era pandemi Covid19 seperti sekarang ini, ada banyak lokasi wisata pantai Gunung Kidul yang ditutup untuk umum. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi peningkatan angka kasus Covid19 yang belakangan ini semakin naik setiap harinya. Saat pandemi selesai nanti, jangan lupa untuk mendatangi lokasi wisata pantai Gunung Kidul berikut.

Pantai Baron 

Pantai yang berlokasi di Rejosari, Kemadang, Tanjungsari, Gunung Kidul ini tergolong pantai Gunung Kidul Yogyakarta yang akan sangat ramai dikunjungi wisatawan asing atau lokal, saat musim liburan keagamaan atau liburan sekolah sebelum pandemi. Ada banyak spot foto menarik yang bisa dicoba di pantai ini. ketika Anda datang bersama anggota keluarga, ada tempat pelelangan ikan yang bisa membuat Anda ketagihan memborong aneka ikan segar dengan harga terjangkau. Saat Anda hanya ingin menikmati pemandangan, Anda bisa berjalan berkeliling pantai Gunung Kidul satu ini sebelum beristirahat dibawah deretan payung yang disediakan masyarakat sekitar.

Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti termasuk satu dari belasan pantai Gunung Kidul yang memberikan pemandangan cantik perpaduan pantai pasir putih dengan hamparan perbukitan. Disini, Anda bisa menikmati makan siang bersama keluarga sambil duduk di deretan gazebo yang disediakan masyarakat sekitar. Untuk memasuki kawasan pantai Gunung Kidul satu ini, Anda juga tidak perlu membayar biaya yang mahal.

Pantai Timang

Meski Pantai Timang tidak termasuk wisata pantai Baru Jogja yang baru dikenal wisatawan. Pantai ini semakin terkenal ketika masuk liputan salah satu program reality show dari Korea Selatan. Pantai yang masuk dalam kawasan Tepus, Gunung Kidul ini menyediakan pemandangan yang menantang adrenalin. Jika Anda merasa memiliki nyali besar, Anda bisa mencoba menyeberangi pantai menggunakan kereta gantung yang dioperasikan secara manual. Salah satu hidangan terkenal di pantai Gunung Kidul ini adalah lobster berukuran besar.

Pantai Watu Kodok 

Jika Anda bertanya mana pantai Gunung Kidul yang sudah dibuka di masa PPKM level 4 ini, Anda perlu bersabar. Hal ini mengingat pemerintahan daerah Gunung Kidul juga masih menunggu keputusan pemerintah Pusat untuk mulai membuka kembali kawasan wisata di Gunung Kidul. Dari sekian banyak pantai yang bisa dikunjungi sebelum masa pandemi, ada Pantai Watu Kodok yang berlokasi di Tanjungsari, Gunung Kidul. Pantai ini memiliki keistimewaan berupa dua batu karang yang sekilas memiliki bentuk menyerupai kodok. Bagi wisatawan yang suka berkemah, pantai ini bisa menjadi alternatif menghabiskan waktu malam sambil melihat hamparan bintang di langit. 

Pantai Ngobaran

Salah satu pantai Gunung Kidul yang terletak di Bedalo, Krambil Sawit, Saptosari, Gunung Kidul ini menawarkan pemandangan yang tidak kalah eksotisnya dengan pantai di Pulau Bali. Bagaimana tidak, pantai Ngobaran termasuk pantai Gunung Kidul yang bagus untuk peribadatan agama Budha maupun untuk berburu spot foto eksotis.

Tips Berkunjung Ke Pantai Goa Cemara Usai Pandemi Covid19

Pantai Goa Cemara adalah satu dari beberapa lokasi wisata yang masuk dalam kawasan pantai lingkar selatan DIY. Pantai yang terletak di Dusun Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul, DIY ini terletak sejalur dengan kawasan pantai di area Bantul lainnya, seperti Pantai Parangkusumo, Pantai Samas, Pantai Pandansimo, dan Pantai Parangtritis.

Sejarah dan mitos pantai 

Hampir sama seperti sejarah dan mitos pantai lain yang masuk kedalam kawasan pantai Selatan, pantai yang satu ini tidak lepas dari mitos tentang Nyi Roro Kidul yang kemunculannya masih menjadi misteri hingga saat ini. Namun demikian, salah satu hal yang perlu diwaspadai dari pantai Goa Cemara Bantul adalah keberadaan rip current yang memiliki arus balik berkecepatan 80km/jam. Apabila Anda sebagai wisatawan yang datang berkunjung tidak mempelajari lokasi rip current ini, ada kemungkinan Anda akan terseret ombak yang berkecepatan tinggi, tanpa ada waktu untuk menyelamatkan diri. 

Rute ke lokasi 

Pantai ini dapat dijangkau baik menggunakan motor maupun mobil dan bis. Untuk bisa sampai ke Pantai Goa Cemara, Anda membutuhkan waktu sekitar 50-70 menit, tergantung kondisi lalu lintas. Ketika Anda mengendarai mobil atau motor dari arah Ringroad Selatan, Anda bisa mengambil rute tercepat untuk berbelok di area lampu merah menuju ke Bantul. Dengan jalur lalu lintas lurus sampai ke area pantai Samas. Ambil jalan lurus menuju pertigaan pantai Pandansari, tetap lurus sampai Anda menemukan papan penunjuk pantai Goa Cemara Jogja dan berbelok kiri untuk menuju area parkir kendaraan. Jika dari arah Malioboro, perjalanan bisa membutuhkan waktu yang lebih pendek dan jalur yang dilalui juga tidak terlalu sulit, mengingat jalur menuju pantai ini adalah jalan beraspal.

Aktivitas yang bisa dilakukan di lokasi 

Lokasi pantai Goa Cemara sangat mudah dijangkau dengan kendaraan roda dua atau empat. Jika Anda sudah sampai di lokasi, Anda bisa melakukan beberapa hal di Pantai Goa Cemara yang terkenal dengan pasir hitamnya. Pantai ini terkenal sebagai tempat penangkaran penyu, seperti penyu Belimbing, penyu Lekang, maupun penyu Hijau. Untuk melihat pemandangan sekitar pantai lebih baik, Anda bisa naik ke menara pandang dengan membayar biaya sekitar Rp 5.000,00. Deretan pohon cemara udang yang ada di lokasi juga menjadi tempat yang cocok untuk Anda mengabadikan foto prewedding atau foto biasa bersama keluarga.

Penginapan terdekat  

Sampai saat ini, ada beberapa penginapan dekat wisata pantai baru Jogja yang bisa dinikmati fasilitasnya dengan harga kisaran mulai Rp 250.000,00/ malam. Namun demikian, di masa PPKM pandemi Covid19 seperti sekarang ini, penginapan sekitar Pantai Goa Cemara tentu akan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Oleh sebab itu, saat nantinya obyek wisata ini sudah dibuka kembali, persiapkan penginapan, obat-obatan, uang cukup, hingga perlengkapan fotografi untuk mengabadikan momen penting bersama orang terdekat. 

Sempu part 2

Sempu

Perjalanan Sempu kali ini kita beri title Sempu Part Two. Pada Sempu part One , dengan berbagai kisah menggenaskan karena tidak tahu medan dan kondisi lokasi, maka past Two kali ini kita lebih siap menghadapi nya. Mulai dari perlengkapan fooding sampai mancing. Pokoknya tidak kurang apapun…

Tapi sungguh di luar dugaan, ternyata kali ini rombongan kita tidak sendiri lagi. Sesampai nya di lokasi Sendang Biru, ternyata sudah berdiri kurang lebih 10 tenda.Wuaaah.. kenapa jadi rame sekali tampat ini. Malah ternyata ada 2 tenda berisi bule bule dari German.

Yaah, rencana mancing sampai puas di tunda dulu.Karena hampir sebagian adventurer pada renang kesana kemari.Hampir tidak ada spot buat mancing hehehe… Tapi namanya udah niat mancing, tetep pancing saya lempar di spot pinggiran, sesuai dugaan  “pancing gak di senggol blas”. Akhirnya rencana mancing di pindah nanti malam saja.

Akhirnya sore itu diabisin buat ikut renang dan menikmati sunset dari tebing barat sendang biru. Dan pada malam sekitar jam 9, kita mulai mancing.Kondisi air sangat dingin dan agak sedikit pasang. Nah kali ini gak pake lama pancing pun akhirnya disambar ikan Belanak, lumayan gede juga sekitar 3/4 kg. Wuah, moment2 seperti ini yang sangat saya tunggu dari kemaren. Saking dingin nya suhu saat itu, saya hanya bertahan mancing 1 jam, dapet 5 ekor ikan. Teman2 saya tetep pada nerusin mancing, dan saya beranjak ke tenda buat angetin badan dulu hehehe…

Keesokan hari nya, waktu kita habiskan buat berendam dan menikmati liburan kali ini. Aah..sayang sekali kondisi rame seperti ini kurang saya suka. Saya lebih suka pantai yang sepi. Hm…. mesti kesana pas ngga liburan kali yah hehehe…

sempu island