Category: teknologi

Diprotes, Pengesahan RUU SOPA Kehilangan Suara di Senat

KOMPAS.com – Pemimpin Senat AS dari Partai Demokrat, Harry Reid, menyatakan akan menunda pemungutan suara untuk mengesahkan RUU SOPA (Stop Online Piracy Act). Rencananya, pemungutan suara akan digelar di Senat AS, Selasa (24/1/2012).

Menyusul protes yang dilakukan perusahaan-perusahaan teknologi, rencana pemungutan suara ini ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan. Lamar Smith, pemimpin partai Republik dari Komisi Yudisial di DPR juga mengatakan, pengesahan RUU SOPA dan PIPA akan ditunda hingga ada kesepakatan baru mengenai isi RUU tersebut.

“Saya telah mendengar dari para kritikus dan saya prihatin terhadap RUU ini. Kita perlu meninjau kembali dan melakukan pendekatan untuk menemukan cara terbaik mengatasi masalah pembajakan,” ujar Smith seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, RUU SOPA dan PIPA memang menuai protes dari perusahaan-perusahaan teknologi di AS. Sebagai bentuk protes, Rabu (18/1/2012) lalu, mereka melakukan aksi SOPA Blackout Day, yaitu aksi yang dilakukan situs-situs terkemuka untuk menutup layanannya selama 24 jam. Aksi ini melibatkan nama-nama besar seperti Facebook, Twitter, Wikipedia, dan Google.

Dalam aksi itu, sejumlah nama yang mensponsori terbentuknya RUU ini menyatakan mundur, termasuk anggota senat Roy Blunt, Chuck Grassley, Orrin Hatch, John Boozman, dan Marco Rubio. Mereka menarik dukungan terhadap RUU SOPA dan PIPA.

Pro dan kontra

Penundaan pengesahaan RUU SOPA dan PIPA otomatis menuai kritik dari kubu dunia hiburan, termasuk pebisnis film Hollywood dan anggota senat yang masih mendukung RUU ini. Chriss Dodd, Chief Executive dari Motion Picture Association of America dan mantan senator dari Partai Demokrat mengatakan, mengulur undang-undang merupakan pemicu tindakan kriminal.

“Sebagai konsekuensi dari kegagalan senat untuk menindak pembajakan, internet akan terus menjadi tempat yang aman bagi pencuri asing,” ujar Dodd.

Sementara itu, juru bicara Facebook justru mendukung penundaan ini.

“Kami menghargai Senat yang telah mendengarkan keprihatinan masyarakat, dan kami siap memberi solusi terhadap pembajakan dan pelanggaran hak cipta tanpa menghilangkan kebebasan ekspresi dan tanpa mengancam pertumbuhan ekonomi dan inovasi di internet,” ujar juru bicara Facebook.

Apa solusi yang terbaik?

RUU SOPA dan PIPA memang tak boleh berhenti pada pro dan kontra. RUU ini harus menghasilkan sesuatu yang diusung semula, yakni memberantas pembajakan online tanpa mengancam kebebasan berekspreasi. Hal ini membuka diskusi baru tentang batasan-batasan sesuatu dianggap melanggar hak cipta. Perancang undang-undang, perusahaan teknologi, dan pebisnis dunia hiburan harus duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini.

“Ini awal yang bagus untuk diskusi, dan kami sangat terbuka untuk itu,” ujar Tiffiniy Cheng, co-founder Fight for the Future, sebuah organisasi nirlaba yang membantu mengorganisir protes terhadap SOPA dan PIPA.

Senator Roy Wyden juga mengatakan, SOPA dan PIPA akan dirombak untuk memenuhi tujuan yang sama. Namun, tentu saja, tanpa mengancam kehidupan di internet.

Google Tembus 90 Juta Pengguna

CALIFORNIA – Google+ kembali meraih pencapaian terbaru untuk jumlah penggunanya. Kamis lalu Google mengumumkan, jejaring sosial tersebut kini memiliki 90 juta pengguna.
 
Jumlah ini meningkat dibandingkan Oktober lalu. Saat itu Google mengumumkan layanan jejaring sosial mereka, Google+ baru memiliki 40 juta pengguna.
 
Tidak hanya total pengguna, tapi keterlibatan mereka, menurut CEO Google, Larry Page juga meningkat. Lebih dari 60 persen pengguna Google+ terlibat dengan layanan pada harian dan 80 persen untuk mingguan.
 
Google juga telah menghadirkan fitur baru untuk Google+ setiap hari, sejak memulai debutnya pada Juni lalu. Pekan ini misalnya, layanan tersebur menambahkan dukungan untuk memposting video secara otomatis melalui Webcam, sheingga menghilangkan keharusan untuk meng-upload video ke YouTube.
 
Tidak hanya dukungan untuk posting video, tapi juga kemampuan untuk memulai percakapan di Google+ secara langsung dari hasil pencarian. Page menekankan, bahwa pengertian identitas pada Google+ sangat penting.
 
“Ini merupakan contoh bagaimana kami dapat membuat semua produk berbeda dari pemahaman orang,” ujar Page, seperti dikutip dari PCMag, Sabtu (21/1/2012).
 
Walaupun begitu, Page menolak untuk mengomentari akan seperti apa keanggotaan Google+ setahun ke depan. Namun dia mengatakan, raksasa pencarian tersebut melihat jumlah pemdaftaran yang luar biasa setiap hari.
(tyo)

Onno Ajak Mahasiswa "Ngoprek" OpenBTS

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah praktisi teknologi informasi (TI) di Indonesia sedang gencar memperkenalkan teknologi Open Base Transceiver Station, atau disingkat OpenBTS. Cara merakit dan fungsi teknologi ini pun akan disebarluaskan untuk kepentingan edukasi.

Praktisi TI, Onno W Purbo, bersama Information and Communication Technology Watch (ICT Watch) Indonesia, berkomitmen untuk menjadikan OpenBTS sebagai alat edukasi di bidang telekomunikasi. Sebab, dengan OpenBTS, pengguna dapat melakukan panggilan telepon dan mengirim pesan singkat tanpa biaya alias gratis.

“Mahasiswa yang sedang tugas akhir, dan tertarik untuk mempelajari OpenBTS, bisa melakukan studi di ICT Watch,” kata Onno, di Jakarta, Kamis (19/1/2012).

Mahasiswa tak perlu bayar mahal untuk mempelajari OpenBTS karena Onno dan ICT Watch akan membagikan ilmunya secara cuma-cuma. ICT Watch akan menyediakan perangkat OpenBTS, mahasiswa tinggal membawa laptop atau komputer untuk menginterkoneksikannya.

Awal tahun 2012 ini, ICT Watch akan kedatangan beberapa perangkat OpenBTS. Dua di antaranya digunakan untuk kepentingan edukasi.

Selain Onno dan ICT Watch, Yayasan Air Putih juga gencar memperkenalkan OpenBTS kepada masyarakat. Perangkat OpenBTS milik Yayasan Air Putih sudah melanglang buana ke beberapa daerah di Indonesia karena sering dibawa Onno untuk memperkenalkan teknologi OpenBTS.

Masyarakat yang telah mengetahui fungsi OpenBTS cukup antusias menyambut teknologi ini. Bagaimana tidak, OpenBTS bisa menekan biaya layanan telekomunikasi jaringan GSM. Jika Anda menganggap biaya telekomunikasi sekarang sudah murah, maka OpenBTS menawarkan biaya yang lebih murah lagi.