Category: Traveling

5 Tempat Wisata Kuliner Malioboro Ini Menarik Untuk Dikunjungi

Dikenal sebagai tempat untuk membeli oleh-oleh, kuliner malioboro juga menjadi salah satu hal yang dituju oleh banyak wisatawan. Berbagai macam jenis kuliner tersedia di kawasan tersebut. Bagi Anda yang ingin mencobanya, ada baiknya jika Anda simak beberapa pilihan tempat serta menu kuliner menarik di Malioboro : 

Gudeg Mbah Lindu 

Gudeg dikenal sebagai salah satu sajian khas dari Jogja. Karena itulah jenis makanan ini selalu banyak dicari wisatawan. Gudeg Mbah Lindhu adalah salah satu wisata kuliner Malioboro dengan menu gudeg terbaik di Jogja, karena itulah peminatnya cukup banyak. 

Jika pada umumnya resep gudeg sebagai bentuk usaha kuliner dilakukan secara turun temurun. Mbah Lindhu justru masih melayani para pelanggannya secara langsung. Bahkan hal tersebut tetap dilakukannya di usianya yang hampir mencapai satu abad. 

Soto Lenthok Pak Gareng 

Kawasan Malioboro memang selalu ramai pengunjung. Hal tersebut bahkan dimulai dari pagi hari. Karena itulah banyak pula orang yang dengan sengaja mencari sarapan di kawasan kuliner malioboro tersebut. 

Menu soto lenthok dari pak Gareng adalah sajian tepat untuk dinikmati pada pagi hari. Tempatnya sendiri berada di sekitaran stasiun kereta api. Karena itulah banyak pula para penumpang kereta yang juga turut mengunjunginya. 

Soto ini dibuat dengan menggunakan bahan utama dari ayam kampung. Karena itulah rasa yang dihadirkannya pun terasa lebih lezat dan gurih. 

Mie Ayam Grabyas 

Sajian lainnya yang juga layak untuk Anda nikmati ketika wisata kuliner jogja di kawasan Malioboro adalah mie Ayam Grabyas. Meskipun jenis sajian yang satu ini baru buka pada malam hari. Namun sulit untuk Anda bisa mendapatkan satu porsi sekali pun dari mie ayam tersebut. 

Mie ayam ini memiliki banyak penggemar. Selain dikenal dengan suwiran ayam yang lezat, mie ayam ini juga disertai dengan kulit ayam goreng. Sehingga mampu memberikan cita rasa yang lebih unik dan menarik. 

Es Sekoteng Ketandan 

Sekoteng dikenal sebagai jenis sajian yang umumnya dihidangkan ketika panas. Namun jika Anda ingin menikmati sajian sekoteng yang berbeda, cobalah untuk mengunjungi Malioboro dan pergilah ke kawasan belakang Ramayana. Di kawasan tersebut, Anda akan menemukan sajian kuliner Malioboro enak dalam bentuk es sekoteng yang unik. 

Tidak hanya itu, dalam satu mangkuk es sekoteng, Anda juga akan mendapatkan banyak isian di dalamnya. Dimulai dari cincau, kolang kaling, agar-agar, hingga tape ketan hijau dan lainnya. Selain itu tambahan es juga menjadikan sajian yang satu ini lebih lezat dan menyegarkan. 

Artemy Italian Gelato 

Selain sajian es sekoteng, di kawasan Malioboro Anda juga akan menemukan es krim lezat khas Italia yang dikenal dengan sebutan Gelato. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya Artemy Italian Gelato. Tempat ini banyak dikunjungi wisatawan muda, juga anak-anak. 

Itulah kiranya penjelasan singkat mengenai beberapa lokasi atau tempat kuliner malioboro terbaik yang dapat Anda kunjungi. 

Ini Dia 5 Tempat Di Jogja Kuliner Baru Yang Wajib Dikunjungi

Pencarian informasi mengenai jogja kuliner baru adalah hal utama yang seringkali dilakukan oleh para wisatawan. Hal ini tidak lepas dari informasi mengenai kota Jogja yang memang cukup terkenal dengan makanan murah dan lezat. Untuk itu, bagi Anda yang juga membutuhkan informasi tersebut pastikan untuk menyimak uraian penjelasan berikut : 

Rujak es krim pak nardi 

Sajian pertama dari kuliner Jogja kekinian yang tidak boleh Anda lewatkan ini sangat cocok untuk dikonsumsi pada siang hari. Selain dikenal dengan rasanya yang lezat, campuran antara rujak serut dan juga es krim tentunya terasa sangat menyegarkan. Apalagi Jogja dikenal dengan suhu udaranya yang cukup panas. 

Untuk mengunjungi tempat ini, Anda cukup mengunjungi Jalan Harjowinatan, Purwokinanti, Pakualam. Tempat ini dibuka dari pukul 09.00 pagi hari hingga pukul 16.00 sore hari. 

Tempo Gelato 

Selain dikenal dengan menu es krim ala tradisional seperti sajian di bagian atas tadi. Ada pula tempat wisata kuliner jogja istimewa lainnya. Hal ini dibuktikan melalui adanya Tempo Gelato yang menyajikan es krim dengan varian rasa beragam. 

Tempat ini dapat Anda kunjungi di Jalan Prawirotaman Nomor 388, Brontokusuman. Tempat ini memiliki layanan yang jauh lebih lama, karena ia tersedia dari pukul 09.00 pagi hingga pukul 22.00 malam hari. 

Saito Bathok Mbah Katro 

Jika Anda termasuk salah satu penikmat sajian hangat, maka pastikan untuk mengunjungi tempat makan dari jogja kuliner baru yang satu ini. Di tempat tersebut ada soto sapi yang terkenal dengan cara penyajiannya yang disimpan pada bathok kelapa. 

Tempat wisata kuliner ini terletak di Sambisari, Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman. Meskipun lokasi yang dimilikinya jauh dari jalan raya. Namun tempat tersebut selalu ramai didatangi pengunjung. 

Lupis Mbah Satinem

Bagi Anda yang juga ingin menikmati sajian tradisional yang tentunya sudah go International. Cobalah untuk mengunjungi tempat kuliner Jogja murah milik mbah satinem yang satu ini. Sajian tradisional tersebut semakin terkenal, setelah salah satu artis korea yaitu Lee Seung Gi mengunjunginya. 

Sebagai sajian khas tradisional, tentunya keberadaan tempat kuliner tersebut telah hadir dalam waktu lama. Bahkan hal tersebut diperkirakan telah hadir sejak 58 tahun yang lalu. Meski demikian, rasa dari sajian yang dihidangkan tetap sama dan tidak berubah. 

Gudeg Yu Djum 

Untuk Anda yang ingin menikmati sajian khas Jogja yaitu Gudeg. Pastikan untuk mengunjungi Gudeg Yu Djum yang keberadaannya telah dikenal cukup lama. Selain itu, gudeg ini juga dikenal karena rasanya yang lezat dan selalu menggugah selera. 

Lokasi dari Gudeg Yu Djum terletak di kawasan Karangasem Mbakrek, Kaliurang. Tempat ini selalu menemani Anda dari pagi hingga petang. Tepatnya dari pukul 05.00 dini hari hingga pukul 19.00 malam hari. 

Itulah kiranya penjelasan singkat mengenai beberapa tempat jogja kuliner baru yang tentunya wajib Anda kunjungi. 

4 Makanan yang Wajib Dicoba di Pusat Kuliner Jogja

Pusat kuliner Jogja hampir dijumpai di setiap sudut kota. Dari angkringan hingga restoran berbintang punya makanan khas yang sayang jika dilewatkan. Tapi, buat kamu yang ingin merasakan makanan khas kota pelajar, coba cicipi 4 kuliner berikut ini. Dijamin, wisata kulinermu akan makin berkesan. 

Kuliner  Khas Jogja yang Melegenda

Jogja tidak hanya dikenal dengan budayanya yang kental dan warganya yang ramah, tapi juga kuliner yang berlimpah. Di setiap daerahnya terdapat makanan khas yang unik dan tidak akan bisa kamu temui di tempat lain. Beberapa di antaranya bahkan jadi kuliner yang melegenda. 

Sate Klathak 

Salah satu makanan khas Jogja yang wajib dicoba adalah sate klatak. Berbeda dari sate kambing pada umumnya, sate klathak khas Pleret Bantul hanya dibumbui garam dan lada. Tusuk yang digunakan pun tidak terbuat dari bilah bambu, melainkan besi. Besi berfungsi sebagai konduktor yang menghantarkan panas, sehingga daging sate bisa lebih cepat empuk. 

Biasanya sate klathak disajikan bersama gulai yang gurih. Makanan khas yang satu ini bisa dengan mudah dijumpai di kawasan Bantul. Selain lezat, sate klathak juga dijual dengan harga relatif murah. 

Gudeg Pawon 

Bicara soal wisata kuliner Jogja, pasti tidak akan jauh-jauh dari gudeg. Meskipun ada banyak warung yang menjajakan olahan berbahan dasar nangka muda ini, tapi yang paling populer adalah gudeg pawon yang terletak di Jalan Janturan, Umbulharjo, Yogyakarta. Warung yang berdiri sejak 1958 ini punya konsep cukup unik, yakni pembeli mengambil langsung dari tungku yang digunakan untuk memasak gudeg di dapur. 

Setiap harinya pusat kuliner Jogja ini buka pada pukul 22.30 WIB dan tak pernah sepi pengunjung. Satu porsi gudeg dijual dengan harga cukup murah, jadi kamu tak perlu khawatir kantong akan jebol. 

Mie Lethek

Kuliner lain yang tak kalah populer adalah mie lethek. Sesuai dengan namanya, kuliner khas Bantul, Yogyakarta ini memang terlihat kotor dan tidak seperti mie pada umumnya. Meski begitu, citarasanya tak perlu diragukan lagi. Mie yang dimasak dengan bumbu jawa seperti bakmi ini bisa ditemukan dengan mudah di berbagai sudut kota. Mie lethek paling enak dinikmati saat masih hangat. 

Oseng Mercon 

Jangan ngaku pecinta pedas kalau belum mencoba oseng mercon. Oseng mercon terdiri dari tetelan sapi, kikil, kulit, tulang, dan gaji yang ditumis dengan banyak cabai. Soal rasa, oseng mercon tentu saja super pedas. Biasanya oseng mercon disajikan bersama sepiring nasi putih. Olahan ini bisa kamu jumpai di tempat Bu Narti. 

Selain tempat kuliner di atas, masih banyak makanan khas Jogja yang bisa kamu temukan di pusat kuliner Jogja. 

6 Fakta Angkringan Sego Kucing yang Harus Kamu Tahu

Ke Jogja belum afdol rasanya kalau belum mampir ke angkringan sego kucing. Harganya yang murah dan cita rasanya yang lezat membuat semua orang mengidolakan nasi kucing. Saking populernya, sego kucing jadi makanan yang melegenda di daerah Jogja serta Jawa Tengah seperti Solo dan Semarang. Dibalik namanya yang unik, ada fakta menarik tentang sego kucing, lho. Berikut ulasannya. 

Namanya Unik dan Cenderung Tidak Lazim

Bagi sebagian orang yang belum pernah menikmati wisata kuliner Jogja ini pasti penasaran dengan namanya kan? Nah, sego kucing sendiri adalah nasi dengan sambal teri, terasi, gledek, dan lain sebagainya. Biasanya nasi kucing disajikan dalam porsi yang sedikit, seperti kebiasaan orang memberi makan kucing dengan porsi yang sedikit pula. Sebab itulah, masyarakat di Jawa Tengah dan sekitarnya menyebutnya dengan istilah sego kucing. 

Meskipun Minimalis Tapi Bikin Kenyang 

Nasi kucing identik dengan kemasannya yang minimalis, meski begitu nasi kucing tetap bisa membuatmu kenyang. Tekstur nasinya yang padat dan pulen paling enak ketika dinikmati selagi hangat. Karena porsinya kecil, kamu bisa nambah satu atau dua kali untuk mengganjal perut. 

Harganya Murah 

Faktanya, nasi kucing adalah kuliner murah yang bikin perut kenyang. Sebungkus nasi kucing dijual dengan harga Rp 1.000 hingga Rp 3.000 saja. Karena harganya super murah, kantongmu tidak akan jebol meskipun nambah satu atau dua bungkus dalam sekali makan. Bahkan, saat makan beramai-ramai pun kamu tak perlu khawatir soal mahalnya biaya yang harus dikeluarkan. Nggak mengherankan jika kuliner yang satu ini jadi primadona masyarakat. 

Kuliner Khas Angkringan

Angkringan sego kucing tidak hanya menjual satu menu saja. Ada berbagai jenis menu yang tak kalah lezatnya. Meski begitu, nasi kucing jadi menu favorit di angkringan. Bisa dibilang nasi kucing adalah ikon dari angkringan. Bahkan, menu yang satu ini selalu habis diserbu penggemarnya. Selain jadi primadona di kalangan pembeli, sulit untuk mendapatkan nasi kucing selain di angkringan. 

Cocok Dipadukan dengan Berbagai Macam Lauk

Fakta lain dari nasi kucing adalah cocok dipadukan dengan berbagai macam lauk yang dijual di angkringan. Mulai dari sate telur puyuh, sate hati ampela ayam, sate usus, telur bacem, ceker bakar, sampai gorengan sekalipun. Menariknya, meskipun dinikmati dengan banyak lauk, citarasanya justru makin nikmat dan bikin ketagihan. 

Pernah Jadi Makanan Paling Dicari Pada Era Reformasi

Nasi kucing ternyata sudah ada sejak zaman dahulu. Kuliner khas angkringan ini tidak hanya populer di kalangan masyarakat saat ini, tapi juga pernah menjadi makanan paling dicari oleh mahasiswa pada era reformasi mengingat saat itu harga bahan pokok melambung tinggi. Harganya yang murah dan rasanya yang lezat cocok buat kantong mahasiswa kala itu. 

Itu tadi fakta seputar nasi kucing. Kalau ke Jogja jangan lupa mampir angkringan sego kucing, ya.