Category: personal diary

Beli barang di eBay

Pengusir Tikus ElectronicBeberapa hari lalu saya mencari produk pest control untuk mengusir tikus di rumah. Berhubung rumah saya masih beberapa bulan saya tempati, dan kawasan perumahan yang dikelilingi persawahan, yang tentu saja banyak hewan hewan seperti tikus, ular, nyamuk dsb nya. Dari searching di google, ketemulah produk Riddex.

Dari deskripsi item di eBay, riddex ini memancarkan gelombang antara 20-55 KHz yang akan mengganggu binatang seperti tikus, kecoak, semut dsb nya.

Mencoba mencari item ini di Surabaya, beberapa seller online menjualnya.Namun stok mereka pada kosong semua. Akhirnya beli online saja di eBay. Mencari lokasi item di Hongkong dengan harapan pengiriman yang lebih cepat dari pada item yang di china. Harga nya 5 dolar lebih, sudah free shipping alias bebas ongkos kirim melalui pos biasa.

Sebelum2 nya pernah membeli barang dari china melalui dealextreme dan focalprice. Sampai dapat surat pengambilan barang di kantor pos kurang lebih 1 bulanan. Nanti nya di kantor pos akan dikenai biaya packing ulang 7000 rupiah. Sudah tidak dikenai pajak cukai, karena selama nilai barang tidak lebih dari $50 maka bebas biaya.

Traveling Bali part 4 (end)

Seri Traveling Bali part 4 menjadi seri terakhir nih, setelah Traveling Bali part 1Traveling Bali part 2Traveling Bali part 3Traveling Bali part 3a.

Oke, hari ke 4 saya dan istri di Bali dilanjut ke arah timur. Tujuan kali ini adalah Sanur dan Pusat oleh oleh Bali di pasar seni Sukowati. Perjalanan pertama menuju ke Sanur dahulu, habis itu baru berburu oleh oleh di Sukowati. Perjalanan ke Sanur tidak membutuhkan waktu lama, karena memang dekat dengan tempat kami menginap di Tune Hotels Legian.

SanurSeperti pantai pantai khas Bali, Sanur menyajikan pemandangan pasir putih dan air laut yang membiru. Ombak di Sanur tidak sebesar di Pantai Kuta. Terdapat persewaan kapal untuk mengitari kawasan pantai Sanur ini. Sayangnya saya dan istri tidak menikmati itu. Saya dan istri hanya ber foto2 di sekitar pantai, sambil menikmati Jagung bakar + es degan yang nikmaaattt..

Kenyang makan jagung bakar, saya dan istri bergegas menuju parkiran motor untuk melanjutkan perjalanan ke Sukowati. Melihat peta perjalanan ke Pasar Seni Sukowati lumayan juga jauhnya. Kurang lebih 45 menit perjalanan , kami pun sampai di daerah Sukowati. Sempat bertanya ke Polisi karena bingung antara Pasar Sukowati lama dan baru. Akhirnya dari penjelasan pak Polisi, saya dan istri terus aja menuju ke Pasar Sukowati lama. Makasih ya pak polisi atas info nya :)

Pasar Sukowati baliKawasan pasar oleh oleh terkenal di Bali ini hampir hampir mirip dengan Pasar Beringharjo di Yogyakarta. Banyak sekali jenis oleh2 khas yang siap di bawa pulang. Mulai sandal, baju, aksesoris, kaos, sampai gantungan kunci. Pokoknya pinter pinter nawar dagangan deh. Biasakan menawar 50% dari harga yg ditawarkan penjual. Biasanya kena di 70% harga jual. Jadi misal harga nya 100ribu, tawar dulu 50ribu. Nah mentok harga nya 75ribu saja, diluar itu tinggalkan saja cari yang lain.

Puas berkeliling membeli oleh oleh, mampir beli Bakso di deket parkiran motor. Wah ternyata Bakso di Bali nikmat juga, iseng nanya ke penjual ternyata emang orang Jawa Timur hahaha.. Pantas rasanya seperti Bakso di Surabaya. kenyaang, akhirnya saya dan istri kembali ke Legian. Lumayan banyak juga oleh oleh dari Sukowati yang dibeli istri. maklum beliin sodara, adik, ayah,ibu, ponakan walaahahaha..

Monumen Bom Bali LegianHari ke 5 dan ke 6 kami habiskan untuk jalan jalan di sekitar Legian. Dari monumen Legian tempat bom Bali dahulu. Turut berduka untuk semua korban yang meninggal. Saya dan istri pun sempat mengabadikan foto di monumen tersebut. Kemudian lanjut lagi ke selatan menuju Mall mall yang berdiri megah seperti Discovery dan kawasan belanja Kuta square.

Dan akhirnya di hari ke 7, saat nya saya dan istri meninggalkan Bali. Traveling Bali yang berkesan bagi kami, dan berjanji suatu saat nanti akan ke sana lagi. Dan ternyata Oktober 2013 nanti, saya akan kembali mengunjungi Bali bersama istri dan putri kecil kami Naura. Tiket Pesawat, Hotel dan Planning rekreasi sudah beres semua,pokoknya tinggal berangkat. Rasanya sudah ngga sabar, ingin cepat cepat ke Bali.

Bali…kami segera datang kembali. See u very very soon :D

Traveling Bali part 1

travelSaya menikah pada Oktober 2010, tepatnya tanggal 10. Kebetulan saja dapat angka cantik 10.10.10 hehehe… Selang 2 hari , saya dan ‘mantan pacar saya’ liburan ke Bali. Ini bukan “hanimun” sih, karena memang tiket pesawat udah dapet sejak lama sebelum nikah, dan tidak ada rencana hanimun gitu hehehe.. Malah hampir saja ketinggalan pesawat, gara gara tiket tsb saya simpan tanpa lihat lagi jam keberangkatan. 30 menit sebelum batas waktu checkin baru ketahuan klo kita sudah telat walaaahhh…

Untung saja ada jalan tol Waru – Juanda , andKuta Sunsetai tidak ada jalan bebas hambatan tsb sudah dipastikan pesawat pergi tanpa kita :P. Saya dan  istri pun menjadi penumpang terakhir di pesawat , makasih pak pilot udah nungguin kita :). Sejam kemudian sampe di Ngurah Rai Airport, naik taksi minta anter ke Poppies Lane. Berangkat dari Surabaya jam 15.00 WIB , jalan bentar di Pantai Kuta sampai jam 18.30 WITA matahari masih aja ngintip.

Bisa dikatakan travelling kali ini merupakan yang ter-NGAWUR , udah tadinya mau ketinggalan pesawat, kali ini masalah hotel. Bingung mau nginep dimana ? Modal cuma sekedar baca2 di internet , kalo kawasan Poppies itu surga nya penginapan. Dan ternyata benar, tinggal pilih aja. Akhirnya kita nginep di salah satu hotel disitu. Mandi, makan, lanjut jalan ke pantai.

Hari pertama cuma segini aja cerita nya , lanjut hari kedua dan seterusnya ? tunggu aja cerita nya hehehe..

**Update cerita bagian 2 : Traveling Bali part 2